KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengakselerasi pembangunan fasilitas dan infrastruktur kampus. Salah satu inisiatif terbesar adalah penyelesaian Laboratorium Statistika Modern yang akan dilengkapi dengan perangkat komputer generasi terbaru dan software analitik internasional. Proyek infrastruktur ini menjadi bagian integral dari Rencana Strategis Jangka Menengah (RSJM) kampus periode 2024-2029.
Berdasarkan kunjungan langsung ke lapangan pada Selasa, 08 April 2026, pembangunan Laboratorium Statistika Modern di Gedung Blok D telah mencapai tahap 87 persen. Direncanakan, fasilitas senilai Rp 4,2 miliar ini akan resmi dioperasionalkan pada bulan Juli 2026, tepat menjelang awal tahun akademik baru. Dengan luas bangunan mencapai 450 meter persegi, laboratorium ini akan menjadi ruang pembelajaran paling canggih yang pernah dimiliki oleh Program Studi Statistika sejak didirikan pada tahun 2015.
“Kami sangat optimis bahwa pembangunan infrastruktur ini akan meningkatkan daya saing Program Studi Statistika kami di tingkat regional maupun nasional,” ujar Dr. Ir. Muhammad Fadhil Rahman, M.Sc., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam wawancara eksklusif dengan media kampus pada Rabu pagi, 09 April 2026.
Menurut Fadhil Rahman, investasi besar-besaran dalam pengembangan infrastruktur akademik bukan hanya sekadar memenuhi standar akreditasi nasional, melainkan sebagai bentuk respons nyata terhadap meningkatnya minat calon mahasiswa terhadap program studi berbasis sains data. Program Studi Statistika telah mencatat pertumbuhan penerimaan mahasiswa sebesar 45 persen dalam tiga tahun terakhir, mencapai 380 mahasiswa aktif di semester genap tahun akademik 2025/2026.
Spesifikasi Laboratorium Canggih
Fasilitas laboratorium yang sedang dalam tahap final ini dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran praktis dalam statistika inferensial, analisis data besar, dan pemodelan statistik. Ruangan yang dilengkapi sistem pendingin sentral ini akan menyediakan 60 unit workstation dengan spesifikasi tinggi, dilengkapi prosesor Intel Core i9, 32 GB RAM, dan solid-state drive 512 GB untuk setiap unit.
Selain itu, laboratorium ini juga akan dilengkapi dengan tiga unit server khusus untuk komputasi paralel, lima unit printer 3D untuk visualisasi data, dan sistem jaringan fiber optik dengan kecepatan transfer data hingga 10 Gbps. Paket software yang diinstalasi mencakup R Studio, Python dengan library machine learning, IBM SPSS Statistics, SAS Analytics, serta Minitab 21.
“Mahasiswa kami akan mendapatkan akses ke tools industri yang sesungguhnya digunakan oleh data scientist profesional di perusahaan-perusahaan multinasional. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk belajar dengan teknologi terdepan tanpa harus menunggu masuk ke dunia kerja,” jelas Dr. Hendra Wijaya, Ph.D., Kepala Program Studi Statistika, ketika ditemui di kantornya pada hari yang sama.
Hendra Wijaya juga memaparkan bahwa kurikulum Program Studi Statistika telah disesuaikan dengan kehadiran laboratorium modern ini. Tujuh matakuliah praktik telah direvisi untuk memanfaatkan fasilitas baru, mulai dari “Pengantar Pemrograman Statistika” hingga “Proyek Data Science Terapan” yang merupakan capstone project mahasiswa semester akhir.
Bagian dari Visi Kampus Berkelanjutan
Pembangunan laboratorium statistika ini merupakan bagian dari masterplan pengembangan kampus yang lebih luas. Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan dana sebesar Rp 28 miliar untuk pembangunan dan renovasi infrastruktur dalam lima tahun ke depan. Selain laboratorium statistika, proyek-proyek lain yang sedang berjalan mencakup pembangunan gedung perpustakaan digital bertingkat empat, renovasi total gedung kuliah utama, dan pembangunan asrama mahasiswa dengan kapasitas 400 tempat tidur.
Prof. Dr. Ir. Andi Sulaksono, M.Eng., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menekankan bahwa infrastruktur yang memadai adalah prasyarat utama untuk mencapai visi kampus sebagai pusat pembelajaran berbasis riset dan inovasi teknologi di Sulawesi Tenggara.
“Kami berkomitmen untuk tidak hanya mengikuti tren perkembangan pendidikan tinggi, tetapi menjadi pionir dalam menghadirkan ekosistem akademik yang mengedepankan inovasi dan kualitas. Investasi dalam infrastruktur adalah investasi untuk masa depan generasi muda Indonesia,” tutur Rektor Sulaksono dalam konferensi pers yang diadakan di Aula Utama Kampus Unismuh Kendari, Selasa lalu.
Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Kampus, Ir. Siti Nurhaliza, M.T., menambahkan bahwa setiap detail dalam perancangan laboratorium telah melalui proses riset dan konsultasi mendalam dengan praktisi industri data science dari perusahaan multinasional di Jakarta dan Surabaya.
“Kami tidak ingin membangun fasilitas yang sekadar mengikuti tren, tetapi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Oleh karenanya, stakeholder eksternal juga dilibatkan dalam proses desain dan pemilihan peralatan,” jelasnya dengan detail teknis yang mengesankan.
Dampak bagi Mahasiswa dan Industri
Kehadiran laboratorium statistika modern ini diharapkan akan membawa dampak signifikan bagi ekosistem akademik dan industri lokal. Pertama, bagi mahasiswa Program Studi Statistika, fasilitas ini memungkinkan mereka untuk menjalani praktikum dengan kualitas internasional tanpa perlu meninggalkan Kendari. Hal ini sangat penting mengingat mayoritas mahasiswa berasal dari keluarga menengah ke bawah yang akses serta daya belinya terbatas.
Kedua, laboratorium ini akan membuka peluang kolaborasi research dengan berbagai institusi di luar Universitas Muhammadiyah Kendari. Kepala Program Studi Statistika Hendra Wijaya telah menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan dua universitas ternama di Jawa, yakni Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia, untuk melakukan riset bersama dalam bidang analitik data sosial dan lingkungan.
“Kami sudah memiliki tiga topik riset kolaboratif yang akan dimulai tahun akademik depan, melibatkan mahasiswa kami sebagai peneliti junior. Ini akan memberikan pengalaman riset internasional kepada mahasiswa sejak masih duduk di bangku kuliah,” ujar Wijaya penuh optimisme.
Ketiga, kehadiran laboratorium modern ini juga diproyeksikan akan meningkatkan minat industri lokal terhadap talenta lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari. Beberapa perusahaan minyak dan gas, serta lembaga keuangan di Sulawesi Tenggara, telah menunjukkan ketertarikan untuk melakukan recruitment dan in-house training di laboratorium ini pasca operasional.
“Data science dan analitik adalah keahlian yang sangat dibutuhkan oleh sektor industri ekstraktif dan perbankan modern. Kehadiran laboratorium berkualitas tinggi ini akan membuat lulusan kami lebih competitif di pasar kerja,” ujar Iswandi, Operations Manager salah satu perusahaan minyak multinasional berbasis di Kendari, dalam diskusi informal dengan media.
Tantangan dan Solusi
Meski optimis, Universitas Muhammadiyah Kendari juga mengakui tantangan yang dihadapi dalam implementasi infrastruktur baru ini. Kepala Bagian Teknologi Informasi, Bambang Suryanto, S.T., M.Kom., mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah memastikan keamanan siber dan backup data mengingat volume data yang akan diproses di laboratorium sangat besar.
“Kami telah mengalokasikan anggaran khusus untuk infrastruktur keamanan siber, termasuk firewall canggih, sistem enkripsi berlapis, dan data center lokal untuk backup real-time. Tim IT kami juga telah dilatih secara intensif untuk mengelola infrastruktur ini dengan standar internasional,” jelasnya.
Tantangan lain adalah sustainability atau keberlanjutan operasional jangka panjang. Untuk mengatasi hal ini, universitas telah menyiapkan model business sustainability yang melibatkan penyediaan jasa konsultasi data science kepada industri lokal, dengan memanfaatkan fasilitas dan expertise yang ada di laboratorium.
“Kami akan membentuk pusat konsultasi data science yang akan memberikan layanan analitik kepada industri dan pemerintah daerah. Pendapatan dari layanan konsultasi ini akan dialokasikan untuk maintenance dan upgrade peralatan laboratorium, sehingga investasi ini benar-benar berkelanjutan,” tutur Dekan Fadhil Rahman.
Harapan ke Depan
Dengan target operasional laboratorium pada Juli 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari optimis bahwa Program Studi Statistika akan mencapai akreditasi A (unggul) dalam evaluasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2027. Akreditasi tertinggi ini tentunya akan meningkatkan kredibilitas program studi di mata calon mahasiswa dan stakeholder industri.
Lebih jauh lagi, kehadiran laboratorium modern ini juga menjadi simbol komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mewujudkan visi nasional Indonesia mengenai transformasi digital dan literasi data. Dalam konteks regional Sulawesi Tenggara, pembangunan fasilitas ini juga diharapkan dapat menjadi role model bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan infrastruktur akademik yang responsif terhadap kebutuhan era digital.
Universitas Muhammadiyah Kendari berharap bahwa pada dua tahun ke depan, laboratorium statistika modern ini tidak hanya menjadi bangga bagi internal kampus, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran data science yang diakui secara regional, bahkan nasional. (*)
—
Statistik Pendukung:
– Investasi total: Rp 4,2 miliar
– Luas bangunan: 450 meter persegi
– Jumlah workstation: 60 unit
– Tingkat penyelesaian: 87 persen
– Target operasional: Juli 2026
– Peningkatan penerimaan mahasiswa (3 tahun terakhir): 45 persen
– Total alokasi pengembangan kampus (5 tahun): Rp 28 miliar