Kendari, 15 April 2026
Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Statistika, mengadakan acara Festival Olahraga dan Seni Budaya Terpadu yang meriah pada Senin, 15 April 2026, di lapangan olahraga kampus dan aula seni terpadu. Kegiatan yang melibatkan lebih dari 300 mahasiswa ini merupakan inisiatif komprehensif untuk mengintegrasikan pengembangan kepribadian dengan kompetensi akademik, mencerminkan komitmen institusi terhadap pembentukan profesional yang holistik dan berkarakter.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan berbagai kompetisi olahraga tradisional dan modern, pameran seni rupa, pertunjukan seni budaya lokal Sulawesi Tenggara, serta workshop pengembangan diri yang dihadiri oleh berbagai stakeholder eksternal. Inisiatif ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten di bidang statistika, tetapi juga memiliki kepribadian yang tangguh, kreativitas yang tinggi, dan pemahaman mendalam tentang identitas budaya lokal.
Latar Belakang dan Motivasi Penyelenggaraan
Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari, yang berdiri sejak tahun 2015, telah mencetak ratusan lulusan yang tersebar di berbagai institusi pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga riset. Namun, melalui evaluasi berkelanjutan terhadap feedback alumni dan kebutuhan industri, pimpinan program studi menyadari pentingnya pengembangan dimensi non-akademik yang seringkali terabaikan dalam kurikulum berbasis teori dan praktik statistik.
“Kami percaya bahwa seorang ahli statistika tidak cukup hanya menguasai metodologi analisis data dan pemrograman komputer,” ujar Dr. Hasanuddin Mansur, M.Sc., Ketua Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara eksklusif pada hari pembukaan acara. “Mereka juga harus memiliki kepribadian yang kuat, kemampuan komunikasi yang efektif, kreativitas dalam memecahkan masalah kompleks, serta apresiasi terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa kita.”
Motivasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan komite khusus yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan staf administrasi untuk merancang festival yang tidak sekadar hiburan, melainkan menjadi medium pembelajaran eksperiensial yang bermakna.
Rangkaian Kegiatan dan Kompetisi
Festival dibagi menjadi tiga segmen utama: olahraga, seni budaya, dan pengembangan soft skill. Segmen olahraga mencakup kompetisi bola voli, futsal, badminton, dan atletik, yang melibatkan tim-tim lintas angkatan dari Program Studi Statistika. Selain itu, terdapat juga cabang olahraga tradisional seperti tarik tambang dan lari balok yang merupakan upaya merevitalisasi permainan lokal yang semakin jarang dimainkan generasi muda.
“Kehadiran olahraga tradisional dalam festival ini sangat penting karena mencerminkan identitas budaya Kendari yang kaya,” kata Siti Nurhaliza, mahasiswa semester empat Program Studi Statistika dan sekaligus koordinator segmen olahraga tradisional. “Kami ingin generasi muda, khususnya mahasiswa Statistika yang notabene lebih sering berkutat dengan layar komputer, dapat merasakan langsung keseruan dan nilai-nilai edukatif dari olahraga tradisional kita.”
Adapun segmen seni budaya menampilkan beragam pertunjukan yang mencakup tarian tradisional Sulawesi Tenggara seperti Poco-poco dan Lenggo, peragaan batik lokal Kendari, pameran fotografi dengan tema “Statistika dalam Kehidupan Sehari-hari,” serta workshop pembuatan kerajinan tangan dari limbah yang bernilai statistik budaya lokal.
Salah satu highlight dari segmen seni budaya adalah kolaborasi unik antara mahasiswa Statistika dengan kelompok seni tradisional lokal dalam menghadirkan pameran interaktif berjudul “Data Warisan Budaya Kendari.” Pameran ini menampilkan analisis visual berbasis data mengenai perkembangan seni tradisional di Kendari selama sepuluh tahun terakhir, menggabungkan keahlian statistik mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang dinamika budaya lokal.
Dimensi Pengembangan Soft Skill dan Kepribadian
Tidak kalah penting, acara ini juga menyelenggarakan serangkaian workshop dan seminar yang dirancang khusus untuk mengembangkan soft skill mahasiswa. Workshop yang berlangsung parallel dengan kompetisi olahraga mencakup topik-topik seperti kepemimpinan, komunikasi persuasif, manajemen waktu, dan kecerdasan emosional.
Pembicara utama untuk sesi pengembangan soft skill adalah Bapak Muhammad Riyadi, Ph.D., seorang praktisi data science berpengalaman dari Jakarta yang juga merupakan alumni Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari angkatan 2018. Dalam presentasinya yang berjudul “Soft Skill dalam Era Transformasi Digital: Pengalaman dari Silicon Valley,” beliau menjelaskan bagaimana soft skill menjadi faktor pembeda yang menentukan kesuksesan profesional di era modern ini.
“Ketika saya melamar pekerjaan di perusahaan teknologi terkemuka,” ujar Bapak Riyadi sambil tersenyum, “saya menyadari bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup. Kemampuan saya untuk berkomunikasi dengan stakeholder non-teknis, memimpin tim lintas departemen, dan berpikir kreatif dalam menghadapi tantangan kompleks justru menjadi kunci kesuksesan saya. Saya sangat berterima kasih kepada Program Studi Statistika yang memberikan saya fondasi yang solid dalam hal ini.”
Pernyataan alumni ini disambut antusias oleh lebih dari 150 mahasiswa yang hadir dalam workshop tersebut. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan mendalam mengenai strategi pengembangan diri dan bagaimana mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Pandangan Pimpinan Universitas
Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Rektor-nya, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diambil oleh Program Studi Statistika ini. Dalam sambutan pembukaan festival, Prof. Jompa menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan tinggi yang mengintegrasikan pengembangan akademik dengan pembentukan karakter dan kepribadian.
“Festival Olahraga dan Seni Budaya Terpadu yang diselenggarakan oleh Program Studi Statistika adalah manifestasi nyata dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya dalam nilai-nilai kemanusiaan dan budaya,” ungkap Prof. Jompa dalam pidatonya yang mendapat standing ovation dari peserta acara.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi dan misi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang berdedikasi untuk menciptakan lulusan yang siap berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan daerah Sulawesi Tenggara. “Saya melihat potensi luar biasa dalam mahasiswa-mahasiswa kita, dan festival ini adalah salah satu medium terbaik untuk mengeksplorasi potensi tersebut,” tambah Prof. Jompa.
Partisipasi dan Antusiasme Mahasiswa
Antusiasme mahasiswa terhadap kegiatan ini sangat tinggi, terbukti dari tingkat partisipasi yang mencapai 95 persen dari total mahasiswa aktif Program Studi Statistika. Bahkan, banyak mahasiswa dari program studi lain di Universitas Muhammadiyah Kendari yang meminta untuk turut serta dalam berbagai kompetisi.
“Kami senang sekali dengan respons positif dari mahasiswa,” kata Drs. Ahmad Suryanto, M.Si., Sekretaris Program Studi Statistika yang juga menjadi koordinator umum festival. “Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang ekspresi diri dan pengembangan holistik sangat dirasakan oleh mahasiswa kami. Festival ini bukan hanya sekadar kegiatan tahunan, tetapi merupakan bagian integral dari transformasi pendidikan yang kami lakukan di Program Studi Statistika.”
Salah satu peserta yang sangat antusias adalah Rahmat Hidayat, mahasiswa semester enam yang juga menjadi juara futsal dalam festival ini. “Melalui kegiatan ini, saya tidak hanya bisa bersaing dalam olahraga, tetapi juga belajar banyak tentang kepemimpinan, kerja sama tim, dan menghargai keberagaman,” kata Rahmat dengan bersemangat setelah menerima piala juara.
Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Para dosen dan pengelola program studi memandang festival ini memiliki dampak signifikan terhadap pengembangan mahasiswa dalam jangka panjang. Berdasarkan observasi awal dan feedback dari peserta, terlihat peningkatan motivasi belajar, kohesi tim, dan apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal.
“Kami akan melakukan evaluasi komprehensif terhadap dampak festival ini terhadap perkembangan akademik dan kepribadian mahasiswa,” jelas Dr. Hasanuddin. “Data-data yang kami kumpulkan akan dianalisis secara statistik untuk memahami korelasi antara partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan prestasi akademik dan soft skill mahasiswa. Tentunya, ini menjadi penelitian yang sangat menarik bagi program studi kami yang berbasis statistika.”
Selain itu, festival ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dengan berbagai stakeholder eksternal, baik institusi pemerintah, perusahaan swasta, maupun organisasi masyarakat sipil. Beberapa perusahaan teknologi lokal telah menunjukkan minat untuk menjadi sponsor dan mitra dalam program pengembangan karir mahasiswa Statistika.
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya Terpadu yang diselenggarakan oleh Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari pada 15 April 2026 merupakan bukti nyata komitmen institusi pendidikan dalam menghadirkan pendekatan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan zaman. Melalui pengintegrasian aktivitas olahraga, seni budaya, dan pengembangan soft skill, mahasiswa Statistika tidak hanya mengasah kemampuan teknis mereka, tetapi juga membangun fondasi kepribadian yang kuat untuk menjadi profesional yang berkarakter dan relevan dengan perkembangan masyarakat.
Ke depannya, diharapkan festival ini menjadi tradisi tahunan yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia berkualitas di Indonesia, khususnya di kawasan Sulawesi Tenggara. Sebagaimana kata pepatah, pendidikan sejati bukan hanya tentang mengisi kepala dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk kepribadian yang utuh dan bermakna bagi kehidupan bermasyarakat. Festival ini adalah langkah konkret menuju visi pendidikan yang lebih humanis dan berkeadaban.
—
Sumber Informasi:
– Wawancara dengan Dr. Hasanuddin Mansur, M.Sc., Ketua Program Studi Statistika
– Wawancara dengan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari
– Wawancara dengan Drs. Ahmad Suryanto, M.Si., Sekretaris Program Studi Statistika
– Wawancara dengan Muhammad Riyadi, Ph.D., Alumni dan Praktisi Data Science
– Observasi langsung pada acara Festival Olahraga dan Seni Budaya Terpadu, 15 April 2026