Kendari – Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi dan potensinya tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam pengembangan olahraga dan seni budaya. Melalui partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi dan festival kesenian, mahasiswa statistika berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan yang mencerminkan komitmen institusi terhadap pengembangan karakter dan bakat mahasiswa secara holistik.
Pencapaian gemilang ini terwujud seiring dengan gencarnya program pengembangan minat dan bakat (PMIAB) yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari selama dua dekade terakhir. Program tersebut dirancang khusus untuk memberikan wadah kepada mahasiswa mengeksplorasi potensi di luar akademik, sekaligus membangun semangat kebersamaan dan kesetiakawanan di antara sesama anggota komunitas kampus.
Dalam perkembangan terkini, mahasiswa Program Studi Statistika telah menunjukkan partisipasi yang signifikan dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada 15 hingga 29 Maret 2026. Kompetisi bergengsi ini menghadirkan ribuan peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi se-Sulawesi Tenggara, menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan penuh dengan semangat sportivitas.
Perjalanan Menuju Prestasi
Persiapan mahasiswa Statistika Unismuh Kendari dimulai sejak November 2025, ketika pengumuman resmi kompetisi dilakukan. Para pelatih dan pembina kegiatan ekstrakurikuler di bawah koordinasi Direktur Olahraga dan Seni Kampus, Dr. Bambang Sutrisno, M.Pd., segera mengorganisir serangkaian seleksi internal untuk menentukan peserta terbaik di setiap cabang olahraga dan seni budaya.
Dalam tahap seleksi tersebut, tercatat lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai angkatan Program Studi Statistika turut mendaftar dan menjalani evaluasi menyeluruh. Antusiasme yang tinggi ini mencerminkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengembangan diri secara menyeluruh sebagai bagian integral dari pendidikan tinggi berkualitas.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa statistika tahun ini. Mereka memahami bahwa keberhasilan akademis harus diimbangi dengan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup yang lain,” ujar Dr. Bambang Sutrisno saat diwawancara di ruang kerjanya, Senin, 31 Maret 2026.
Seleksi berlangsung selama tiga bulan, melibatkan pelatih profesional dari berbagai cabang olahraga dan seni. Tim futsal, bola voli, atletik, bulu tangkis, dan cabang olahraga lainnya dilatih secara intensif dengan frekuensi latihan mencapai lima hari per minggu. Sementara itu, kelompok seni budaya yang mencakup pencak silat, tari tradisional, teater, dan musik, juga menerima pembinaan khusus dari seniman dan praktisi berpengalaman.
Hasil Kompetisi yang Membanggakan
Ketika festival dimulai pada 15 Maret lalu, delegasi Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dari Program Studi Statistika, hadir dengan persiapan yang matang dan semangat yang membara. Hasil kompetisi menunjukkan bahwa usaha dan dedikasi tersebut tidak sia-sia.
Dalam cabang olahraga futsal putri, tim Statistika berhasil meraih medali perak setelah berbagi posisi final dengan tim dari Universitas Halu Oleo. Pertandingan yang berlangsung dramatis di Gedung Olahraga Kompleks Universitas Negeri Kendari tersebut membutuhkan perpanjangan waktu hingga terjadi keputusan final. Meskipun tidak menjadi juara, performa tim futsal putri memperoleh pujian dari juri atas semangat bermain yang kompak dan taktik yang matang.
Prestasi lebih mengesankan datang dari kategori pencak silat. Mahasiswa Program Studi Statistika berhasil meraih dua medali emas dalam kategori putra dan putri divisi tanding, serta satu medali perunggu dalam kategori regu. Raihan ini menjadikan Statistika sebagai salah satu program studi terbaik dalam cabang pencak silat di tingkat Sulawesi Tenggara.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian atlet-atlet kami, terutama di cabang pencak silat. Mereka telah membuktikan bahwa dengan dedikasi dan latihan yang konsisten, tidak ada yang tidak mungkin,” ungkap Hendra Wijaya, S.Sos., pelatih pencak silat Program Studi Statistika, dengan bangga.
Di bidang seni budaya, mahasiswa Statistika juga mencatat prestasi yang patut diapresiasi. Kelompok tari tradisional dengan pertunjukan “Tari Ranggapu” (tari asli tradisi Sulawesi Tenggara) berhasil meraih medali emas dalam kategori tari kelompok. Perpaduan gerakan yang elegan dengan kostum tradisional yang autentik membuat penonton dan juri terperangah. Penampilan ini juga menjadi sorotan media massa lokal dan mendapat liputan di berbagai platform media sosial.
Selain itu, grup musik tradisional dengan instrumen khas Sulawesi Tenggara juga berhasil masuk dalam kategori 10 besar dalam kompetisi musik, sebuah pencapaian yang signifikan mengingat tingginya standar pesaing dari berbagai universitas besar di kawasan Sulawesi Tenggara.
Dukungan Penuh dari Institusi
Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh dari Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Prof. Dr. Muh. Ridho Pratama, M.Sc., sebagai pemimpin institusi, memberikan komitmen khusus terhadap pengembangan olahraga dan seni budaya sebagai bagian dari misi pengembangan karakter mahasiswa.
“Universitas Muhammadiyah Kendari percaya bahwa mahasiswa yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademis semata, melainkan juga oleh kemampuan mereka dalam mengembangkan potensi diri secara komprehensif. Olahraga dan seni budaya adalah wadah yang tepat untuk membangun kepribadian yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat kolaborasi tinggi,” papar Prof. Ridho dalam kesempatan pertemuan rutin dengan pemimpin unit akademik pada 25 Maret 2026.
Dukungan konkret direalisasikan melalui alokasi anggaran khusus untuk pelatihan dan pengadaan peralatan olahraga serta kebutuhan seni budaya. Selain itu, institusi juga memberikan fasilitas berupa lapangan olahraga yang representatif, studio seni, dan ruang latihan yang dilengkapi dengan peralatan modern. Program beasiswa prestasi juga diberikan kepada mahasiswa yang menunjukkan potensi luar biasa dalam bidang olahraga dan seni.
Direktur Program Studi Statistika, Dr. Ir. Sri Wahyuni, M.Stat., juga memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler. “Kami memahami bahwa keterlibatan dalam kegiatan olahraga dan seni memang memerlukan waktu yang cukup banyak. Oleh karena itu, kami fleksibel dalam mengatur jadwal akademik mahasiswa agar mereka dapat menyeimbangkan antara tanggung jawab akademis dan pengembangan bakat,” jelas Dr. Wahyuni.
Dampak pada Pengembangan Mahasiswa
Pencapaian dalam festival olahraga dan seni budaya ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan mahasiswa secara holistik. Prestasi yang diraih meningkatkan kepercayaan diri para atlet dan seniman, sekaligus memperkuat identitas Program Studi Statistika di tingkat regional.
Dari perspektif pengembangan kepemimpinan, kegiatan-kegiatan ini menjadi lahan uji coba yang efektif bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan manajemen, organisasi, dan negosiasi. Para ketua tim, koordinator latihan, dan pengurus kegiatan mendapatkan pengalaman berharga dalam mengelola sumber daya manusia dan perencanaan strategis.
Seorang mahasiswa Program Studi Statistika angkatan 2023, Kartini Ramadhan, yang merupakan kapten tim futsal putri, mengungkapkan bagaimana pengalaman berkompetisi telah mengubah perspektifnya tentang kerja sama tim. “Awalnya saya hanya pikir futsal itu sekedar permainan, tetapi melalui persiapan yang intensif dan pertandingan di level tinggi, saya memahami bahwa kerja sama yang solid, strategi yang jelas, dan komitmen individual adalah kunci kesuksesan. Nilai-nilai ini sangat relevan juga dengan proses belajar statistika yang memerlukan presisi dan kolaborasi,” ungkapnya dengan antusias.
Dampak lain yang tidak kalah penting adalah penguatan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara mahasiswa. Persiapan yang dilakukan bersama-sama, usaha yang diberikan untuk meraih prestasi bersama, dan pencapaian yang akhirnya dinikmati bersama menciptakan ikatan emosional yang kuat. Hal ini berkontribusi pada peningkatan retensi mahasiswa dan kepuasan terhadap kehidupan kampus.
Rencana Keberlanjutan
Mengingat kesuksesan yang telah dicapai, Program Studi Statistika dan Universitas Muhammadiyah Kendari telah merencanakan strategi jangka panjang untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Rencana mencakup pembentukan klub olahraga dan seni yang lebih terstruktur, perekrutan pelatih profesional bersertifikat, dan pengembangan sistem talent scouting yang lebih efektif sejak mahasiswa baru.
Dr. Bambang Sutrisno menyatakan optimismenya terhadap masa depan pengembangan olahraga dan seni di institusi. “Target kami untuk dua tahun ke depan adalah meningkatkan jumlah medali emas yang diraih, sekaligus melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam kegiatan ini. Kami juga ingin mengembangkan pusat pelatihan khusus yang dapat melayani tidak hanya mahasiswa Unismuh Kendari, tetapi juga masyarakat Kendari secara luas,” jelasnya.
Penutup
Pencapaian gemilang mahasiswa Program Studi Statistika Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Sulawesi Tenggara 2026 adalah bukti nyata dari komitmen institusi terhadap pengembangan holistik mahasiswa. Prestasi ini menunjukkan bahwa keunggulan akademis dapat berjalan beriringan dengan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial.
Ke depannya, diharapkan momentum ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, menciptakan ekosistem kampus yang mendukung pengembangan talenta mahasiswa secara menyeluruh. Dengan terus berinovasi dalam pembinaan dan memberikan dukungan yang konsisten, Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Statistika, diproyeksikan akan terus menjadi institusi yang menghasilkan lulusan berkualitas tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan bakat.
Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk tidak takut tampil dan mengeksplorasi potensi mereka. Di saat yang sama, hal ini juga menjadi pesan kepada masyarakat Kendari bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari adalah institusi yang serius dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang kompetitif, berkarakter, dan berwawasan global.
(Artikel ini ditulis berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan yang dilakukan pada 25-31 Maret 2026)